Videotron menjadi salah satu media luar ruang yang paling sering ditanyakan saat merek ingin tampil di Jakarta. Layar besar dengan isi yang bisa berganti memberi keleluasaan yang tidak dimiliki media statis. Namun, keleluasaan itu juga membawa pekerjaan tambahan yang perlu dipahami sejak awal.
Artikel ini membahas hal-hal yang membentuk nilai sewa videotron di Jakarta: karakter tiap kawasan, jenis layar, lama tayang, isi tayangan, sampai hal-hal administratif yang menyertainya. Pembahasannya disusun untuk membantu Anda menyusun rencana yang matang, bukan sekadar memilih layar yang paling besar.
Apa yang Membedakan Videotron dari Media Luar Ruang Lain
Perbedaan utama videotron terletak pada isi yang bisa berganti. Pada media statis, satu rancangan dipakai sepanjang periode. Pada layar digital, isi bisa diganti kapan saja mengikuti kebutuhan kampanye, termasuk menampilkan beberapa versi pesan secara bergiliran.
Keleluasaan itu berguna ketika Anda memiliki beberapa hal yang ingin disampaikan, misalnya produk utama, penawaran pendukung, dan ajakan mengunjungi gerai. Dengan pembagian waktu tayang yang tepat, ketiganya bisa muncul tanpa saling menenggelamkan.
Namun, isi yang berganti menuntut kesiapan tersendiri. Anda perlu menyiapkan beberapa versi materi, memastikan durasinya sesuai, dan memeriksa apakah pesan tetap terbaca pada ukuran layar yang dipakai. Tanpa kesiapan ini, keleluasaan justru menjadi sumber pekerjaan mendadak.
Selain itu, layar digital menarik perhatian dengan cara yang berbeda. Gerak dan perubahan cahaya membuat orang menoleh, tetapi juga membuat pesan yang terlalu ramai sulit ditangkap. Karena itu, rancangan untuk layar biasanya lebih hemat elemen dibanding rancangan untuk papan statis.
Bagi pengiklan, perbedaan paling terasa ada pada ritme kerja. Media statis menuntut persiapan matang di awal lalu berjalan tenang. Media digital menuntut perhatian sepanjang periode, karena isi bisa diperbarui dan hasilnya bisa dipantau lebih sering.
Bagi banyak merek, perbedaan yang paling terasa justru pada cara mengukur. Media statis diukur dari seberapa lama papan terpasang, sementara media digital memungkinkan pemantauan isi yang tayang setiap hari. Pemantauan ini memberi bahan evaluasi yang lebih rinci, asalkan Anda memang menyiapkan waktu untuk membacanya.
Yang perlu diingat, pemantauan hanya berguna bila ada orang yang membacanya. Tetapkan sejak awal siapa yang akan melihat laporan tayang dan apa yang akan dilakukan dengan temuan itu, agar pekerjaan tambahan ini memberi manfaat nyata.
Kawasan di Jakarta dan Karakter Penontonnya
Jakarta memiliki beberapa kawasan yang sering dipilih untuk videotron. Sudirman dan Thamrin menjadi yang paling dikenal karena arus kendaraan serta pejalan kaki yang tinggi. Penonton di kawasan ini bercampur antara pekerja kantor, pengunjung pusat perbelanjaan, dan wisatawan.
Kuningan dan Rasuna Said lebih dekat dengan kawasan perkantoran dan kedutaan. Penontonnya cenderung pekerja dengan jam kerja teratur, sehingga waktu tayang pada pagi dan sore memberi peluang lebih besar untuk dilihat berulang oleh orang yang sama.
Gatot Subroto memiliki arus kendaraan yang deras dari berbagai arah. Kecepatan lalu lintas di sana membuat pesan perlu sangat singkat, dengan satu gagasan utama yang langsung terbaca. Layar di kawasan ini cocok untuk penguatan merek, bukan untuk penjelasan panjang.
Kawasan Senayan dan sekitar kawasan olahraga memiliki pola yang berbeda. Pada hari biasa, arusnya didominasi kendaraan yang melintas. Pada hari acara, kawasan ini berubah menjadi titik berkumpul orang dalam jumlah besar, sehingga jenis pesan yang tepat bisa berubah mengikuti kalender kegiatan.
Untuk merek yang ingin hadir di beberapa kota, penting membandingkan karakter penonton antarkota. Kawasan Tunjungan di Surabaya, Dago di Bandung, atau Simpang Lima di Semarang memiliki pola pergerakan yang tidak sama dengan Jakarta. Perbandingan ini membantu menentukan kota mana yang lebih dulu dijalankan.
Kawasan lain yang perlu diperhatikan adalah jalur masuk kota, misalnya dari arah bandara dan stasiun. Penonton di sana sedang dalam perjalanan dan sering belum mengenal kawasan yang dituju. Pesan yang menyebut arah dan nama kawasan biasanya lebih berguna daripada pesan yang menjelaskan rincian produk.
Untuk kampanye yang menyasar beberapa kota, bandingkan juga ritme harian masing-masing. Kota dengan jam kerja lebih awal menuntut penyesuaian waktu tayang yang berbeda dari kota lain.
Jenis Layar dan Pengaruhnya pada Rencana Tayang
Layar untuk media luar ruang hadir dalam beberapa pilihan pemasangan. Ada yang menempel pada fasad bangunan, ada yang berdiri sendiri pada struktur khusus, dan ada yang dipasang pada kendaraan. Masing-masing memberi konteks tontonan yang berbeda.
Layar pada fasad gedung biasanya dilihat dari jarak menengah hingga jauh, sehingga pesan perlu dirancang untuk terbaca cepat. Layar berdiri sendiri di persimpangan memberi waktu baca sedikit lebih panjang karena kendaraan melambat. Layar pada kendaraan bergerak mengikuti rute dan menjangkau kawasan yang lebih beragam. Bagi usaha yang ingin hadir di jalur yang lebih kecil, mini billboard bisa menjadi titik awal sebelum berpindah ke layar yang lebih besar.
Selain cara pemasangan, perhatikan juga posisi pandang. Layar yang menghadap jalur lambat lebih mudah diikuti dibanding layar yang menghadap jalur cepat. Bila titik yang Anda pilih berada di jalur cepat, sebaiknya pesan dipangkas hingga benar-benar hanya menyisakan satu hal penting.
Kenyamanan penonton juga perlu diperhatikan. Layar yang terlalu terang pada malam hari bisa mengganggu, terutama di kawasan yang banyak pejalan kaki. Penyedia yang tertib biasanya sudah mengatur kecerahan mengikuti waktu, sehingga tampilan tetap nyaman sekaligus hemat energi.
Bila tampilan tiga dimensi menjadi pertimbangan, pilihan seperti 3D Megatron menawarkan kesan yang lebih kuat. Namun kebutuhan penyiapan visualnya juga lebih besar, sehingga pilihan ini paling tepat bila tujuannya memang membuat orang berhenti dan membicarakan. Untuk melihat pilihan media luar ruang lain yang bisa dipadukan, Anda bisa membandingkan billboard dan baliho pada titik yang sama.
Pilihan pemasangan juga memengaruhi pekerjaan persiapan. Layar yang menempel pada bangunan menuntut koordinasi dengan pengelola gedung, sementara layar berdiri sendiri menuntut penyiapan struktur dan izin tersendiri. Mengetahui hal ini sejak awal membantu Anda menyusun jadwal yang realistis.
Lama Tayang, Jumlah Tayangan, dan Cara Menyusunnya
Pada media digital, lama tayang dan jumlah tayangan adalah dua hal berbeda. Lama tayang berbicara tentang berapa lama sebuah titik dipakai. Jumlah tayangan berbicara tentang berapa kali isi Anda muncul dalam periode itu, karena layar biasanya dipakai bergantian dengan pengiklan lain.
Pembagian waktu ini memengaruhi seberapa sering orang melihat pesan Anda. Bila isi Anda muncul dalam porsi yang kecil, orang yang melintas setiap hari mungkin hanya melihatnya sesekali. Menambah porsi tayangan bisa membantu, tetapi perlu diimbangi dengan kesiapan isi yang lebih beragam.
Untuk kampanye pengenalan, sebaiknya pesan utama muncul lebih sering pada periode awal. Setelah merek mulai dikenal, porsi bisa dialihkan ke pesan pendukung, misalnya ajakan mengunjungi gerai atau informasi kegiatan tertentu.
Untuk kebutuhan harga sewa billboard sebagai pembanding, tanyakan penawaran media statis di kawasan yang sama agar Anda bisa menilai porsi tayangan secara adil. Perhatikan juga jam tayang. Layar di kawasan perkantoran bernilai berbeda pada pagi dan sore dibanding tengah malam. Menyesuaikan jam tayang dengan waktu ketika penonton yang Anda incar benar-benar melintas membuat pemakaian titik lebih efisien.
Sebagai pegangan, susun jadwal dalam blok-blok kecil. Tentukan pesan mana yang muncul pada pekan pertama, mana yang menyusul, dan kapan pesan penutup dijalankan. Blok seperti ini memudahkan evaluasi, karena Anda bisa melihat respons pada setiap tahap tanpa harus menunggu kampanye selesai.
Untuk kampanye yang berjalan lama, sebaiknya tetapkan kapan isi akan diperbarui. Tanpa jadwal pembaruan, isi yang sama bisa tayang berbulan-bulan dan kehilangan kesegaran. Pembaruan sederhana secara berkala sering cukup untuk menjaga perhatian penonton yang melintas setiap hari.
Pembaruan isi sebaiknya direncanakan bersama penyiapan materi, agar tim tidak bekerja mendadak setiap kali jadwal pembaruan tiba. Materi yang disiapkan sekaligus biasanya lebih hemat waktu daripada disiapkan satu per satu.
Isi Tayangan: Apa yang Terbaca di Layar Besar
Layar besar tidak otomatis membuat pesan mudah dipahami. Justru karena ukurannya besar dan bergerak, pesan yang terlalu banyak elemen cepat menjadi kabur. Prinsipnya sederhana: satu layar, satu gagasan utama, dengan penekanan pada satu hal yang paling ingin diingat.
Teks sebaiknya singkat. Nama merek, satu kalimat pendek, dan satu ajakan sudah cukup untuk sebagian besar kebutuhan. Informasi tambahan seperti alamat gerai atau rincian kegiatan lebih baik diarahkan ke kanal digital yang bisa dibuka kapan saja oleh penonton.
Kontras perlu diperiksa pada kondisi nyata. Layar dilihat pada siang yang terik dan malam yang gelap, dari jarak dekat maupun jauh. Menguji tampilan pada dua kondisi ini sebelum tayang menghindarkan Anda dari kejutan, misalnya warna yang tampak bagus di layar komputer tetapi tenggelam di lapangan.
Durasi tiap tampilan juga perlu dipertimbangkan. Tampilan yang terlalu cepat tidak sempat dibaca, sementara tampilan yang terlalu lama membuat orang berhenti memperhatikan. Sebagian besar layar menetapkan durasi tertentu, sehingga rancangan Anda sebaiknya disesuaikan dengan ketentuan tersebut.
Untuk kampanye yang berjalan di beberapa titik, siapkan versi isi yang disesuaikan dengan ukuran dan posisi layar. Satu rancangan yang dipakai untuk semua titik sering kali terbaca jelas di satu tempat tetapi terpotong di tempat lain. Penyesuaian sederhana ini menjaga kualitas tampilan di seluruh titik.
Untuk acara yang lokasinya berdekatan dengan layar, pertimbangkan juga jumlah penonton di sekitar layar. Layar yang berada tepat di jalur masuk pengunjung memberi kesempatan dilihat berulang oleh orang yang sama, dan biasanya lebih efektif daripada layar yang jauh dari lokasi kegiatan.
Untuk acara yang berlangsung beberapa hari, layar di jalur masuk bisa menampilkan pesan penunjuk arah, sementara layar di pusat keramaian menampilkan isi utama kampanye.
Izin, Pajak, dan Hal Administratif yang Menyertai
Penyelenggaraan videotron di ruang publik mengikuti ketentuan setempat, sama seperti media luar ruang lainnya. Ketentuan itu mencakup lokasi yang diizinkan, tata cara pemasangan, serta kewajiban administratif yang menyertainya. Karena sifatnya lokal, aturan di satu kawasan bisa berbeda dari kawasan lain.
Untuk wilayah Jakarta, rujukan awal bisa dilihat melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Jakarta. Di sana tersedia peraturan daerah dan keputusan kepala daerah yang mengatur penyelenggaraan reklame, termasuk media dengan tampilan bergerak.
Selain izin, ada kewajiban pajak reklame yang biasanya diperhitungkan tersendiri. Besarannya mengikuti ketentuan yang berlaku dan dihitung berdasarkan nilai sewa reklame. Karena itu, komponen ini sering muncul terpisah dalam penawaran, dan sebaiknya Anda tanyakan sejak awal. Rujukan ketentuan daerah bisa dilihat melalui Badan Pendapatan Daerah Jakarta, sedangkan praktik penyelenggaraan media luar ruang dapat dipelajari dari Out of Home Advertising Association of America.
Bagi pengiklan, urusan ini umumnya ditangani vendor billboard melalui jasa pasang billboard yang menjadi bagian dari layanan. Penyedia yang berpengalaman memahami alur dokumen dan waktu yang dibutuhkan, sehingga Anda tidak perlu mengurus sendiri di tengah kesibukan menyiapkan kampanye.
Yang perlu Anda pastikan adalah kejelasan tanggung jawab. Tanyakan siapa yang mengurus izin, siapa yang menanggung kewajiban pajak, dan bagaimana bila ada perubahan ketentuan di tengah masa tayang. Jawaban yang tegas menandakan penyedia yang tertib secara administratif.
Untuk pemakaian singkat, sebaiknya tanyakan juga tenggat pengajuan isi tayangan. Sebagian titik menetapkan waktu tertentu untuk menerima materi sebelum tayang, dan tenggat ini sering lebih ketat daripada yang diperkirakan pada awalnya.
Ketentuan tentang isi tayangan juga perlu diperiksa, karena sebagian titik memiliki batasan tersendiri mengenai tampilan yang diizinkan.
Membandingkan Penawaran Sewa Videotron Secara Adil
Membandingkan penawaran videotron memerlukan kesetaraan lebih dari sekadar angka. Pastikan titik, lama tayang, porsi tayangan, dan lingkup pekerjaan berada pada kondisi yang sama. Tanpa kesetaraan ini, penawaran yang tampak lebih ringan bisa jadi hanya memuat porsi tayangan yang lebih kecil.
Tanyakan dengan jelas berapa kali isi Anda muncul dalam satu putaran, dan berapa lama satu putaran berlangsung. Informasi ini menentukan seberapa sering orang punya kesempatan melihat pesan Anda. Tanpa angka tersebut, perbandingan hanya berdasar kesan, bukan kenyataan.
Periksa juga lingkup pekerjaan yang menyertai. Sebagian penawaran sudah mencakup penyiapan format isi, pengurusan izin, dan pemantauan tayang. Sebagian lain memisahkan komponen itu. Mengetahui hal ini membuat biaya billboard yang Anda setujui benar-benar mencerminkan keseluruhan pengeluaran.
Untuk kebutuhan lintas kota, mintalah penawaran yang disusun per kota. Rincian seperti ini memudahkan Anda melihat mana kota yang paling memberi nilai, dan memungkinkan penyesuaian bila anggaran perlu dipangkas sebagian.
Bila Anda memerlukan titik untuk acara atau peluncuran, tanyakan juga apakah ada penyesuaian untuk pemakaian singkat. Sewa videotron untuk kebutuhan beberapa hari biasanya memiliki perhitungan berbeda dengan pemakaian berbulan-bulan, dan hal ini sebaiknya dibicarakan sejak awal.
Tanyakan pula apakah ada laporan tayang setelah kampanye selesai. Laporan sederhana berisi periode, titik, dan isi yang tayang sangat membantu saat Anda perlu menjelaskan hasil kepada pihak lain di dalam perusahaan.
Bila laporan tayang tidak tersedia, mintalah bukti sederhana seperti foto atau catatan periode tayang, agar Anda memiliki bahan saat menyusun evaluasi internal.
Yang juga membantu adalah menanyakan siapa yang menjadi pendamping Anda selama kampanye berjalan. Titik kontak yang jelas membuat urusan harian, seperti perubahan jadwal atau pertanyaan teknis, tidak perlu melewati banyak pihak.
Menyiapkan Anggaran dan Langkah Pertama
Setelah memahami faktor di atas, anggaran bisa disusun lebih realistis. Mulailah dari tujuan: apakah videotron dipakai untuk memperkenalkan merek di kawasan baru, menjaga kehadiran, atau mendorong kunjungan pada periode tertentu. Tujuan ini menentukan lama tayang dan porsi yang Anda butuhkan.
Bagi anggaran ke dalam beberapa bagian: pemakaian titik, penyiapan isi, izin, dan cadangan. Pembagian ini memudahkan Anda melihat bagian mana yang paling besar, dan memutuskan apakah komposisinya sudah sesuai prioritas kampanye.
Untuk percobaan pertama, sebaiknya pilih satu titik dengan periode yang tidak terlalu panjang. Bandingkan juga dengan LED videotron di kawasan lain, karena karakter penonton tiap kawasan berbeda. Hasilnya memberi gambaran tentang respons penonton di kawasan tersebut. Bila hasilnya positif, perluasan bisa dilakukan dengan dasar yang lebih kuat.
Perhatikan juga kesiapan tim. Media digital menuntut respons lebih cepat bila isi perlu diperbarui. Bila tim Anda belum siap, memilih titik dengan satu versi isi sederhana justru lebih aman daripada memulai dengan banyak versi.
Bila Anda ingin membahas titik dan periode yang sesuai, halaman hubungi kami siap membantu. Sampaikan tujuan kampanye dan kawasan yang Anda pertimbangkan, agar pilihan yang diberikan sesuai kebutuhan. Diskusinya tanpa biaya dan tanpa kewajiban.
Sebagai langkah praktis, tetapkan batas anggaran tertinggi sebelum meminta penawaran. Batas ini menjaga diskusi tetap pada pilihan yang realistis, dan membantu penyedia menyusun opsi yang benar-benar dapat Anda jalankan.
Untuk kebutuhan lintas kota, sebaiknya tetapkan kota mana yang dijalankan lebih dulu berdasarkan kedekatan dengan pembeli, bukan berdasarkan besarnya kota.
Bila anggaran terbatas, memilih satu titik dengan periode lebih panjang biasanya lebih berguna daripada banyak titik dengan periode sangat singkat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa bedanya videotron dengan billboard biasa?
Videotron memakai layar digital sehingga isinya bisa berganti dan bergerak, sementara billboard biasa memakai satu rancangan tercetak yang tetap sepanjang periode. Perbedaan ini membuat videotron lebih luwes untuk beberapa pesan, tetapi menuntut kesiapan isi dan perhatian sepanjang masa tayang. Untuk kampanye yang memadukan keduanya, biasanya media statis dipakai untuk pengenalan jangka panjang, sementara layar digital dipakai pada momen yang memerlukan perhatian lebih.
Apakah harga sewa videotron dihitung per hari atau per bulan?
Keduanya bisa berlaku, tergantung titik dan penyedia. Pemakaian singkat untuk acara biasanya dihitung harian, sementara pemakaian berkelanjutan dihitung dalam periode bulanan. Yang penting, tanyakan juga porsi tayangan yang Anda dapatkan pada setiap pilihan tersebut. Bila Anda memerlukan titik yang sama untuk beberapa periode, tanyakan apakah ada penyesuaian untuk pemesanan berkelanjutan.
Berapa lama isi videotron sebaiknya ditampilkan?
Sebagian besar titik menetapkan durasi tayang tertentu. Rancangan Anda sebaiknya disesuaikan dengan durasi itu, dengan satu gagasan utama yang terbaca cepat. Jika Anda memiliki beberapa pesan, bagi ke dalam beberapa versi pendek alih-alih memadatkan semuanya dalam satu tayangan. Untuk titik di jalur cepat, satu gagasan utama biasanya lebih terbaca daripada beberapa kalimat pendek yang saling berebut perhatian.
Apakah videotron bisa menampilkan isi yang berbeda di tiap titik?
Bisa, dan hal ini justru dianjurkan bila titik Anda memiliki karakter penonton yang berbeda. Isi untuk kawasan perkantoran bisa berbeda dengan isi untuk kawasan wisata. Yang perlu dijaga adalah keseragaman identitas, agar merek tetap dikenali di mana pun isi itu muncul. Penyesuaian isi per titik juga memudahkan pengukuran, karena Anda bisa melihat titik mana yang paling memberi respons.
Apakah videotron cocok untuk usaha kecil?
Bisa, terutama bila dipakai untuk periode singkat pada momen tertentu dan pada titik yang dekat dengan pembeli. Untuk usaha kecil, memulai dari satu titik dengan isi sederhana biasanya lebih masuk akal dibanding menyebar ke banyak titik sekaligus pada tahap awal. Untuk usaha kecil, pesan yang menyebut lokasi usaha dan penanda kawasan biasanya lebih membantu daripada penjelasan panjang.
Hal apa yang paling memengaruhi nilai sewa videotron?
Kawasan dan arus penonton, lama tayang, porsi tayangan, serta lingkup pekerjaan yang menyertai. Titik di koridor utama dengan penonton yang sesuai dengan pembeli umumnya bernilai lebih tinggi, terutama pada periode ketika banyak merek ingin tampil bersamaan. Porsi tayangan juga berpengaruh, karena menentukan seberapa sering isi Anda muncul dalam satu putaran.
Apakah perlu menyiapkan materi khusus untuk layar besar?
Perlu. Rancangan untuk layar besar sebaiknya lebih sederhana dibanding rancangan untuk media cetak, karena waktu baca singkat dan posisi pandang berubah-ubah. Menguji tampilan dari jarak dan kondisi cahaya yang sebenarnya sebelum tayang menghindarkan pekerjaan ulang setelah kampanye dimulai. Mintalah panduan durasi dan format dari penyedia agar isi Anda tidak perlu disesuaikan ulang di menit terakhir.